Home > Belajar dan Pembelajaran, Komunikasi, Teknologi Pendidikan, Umum > PEMANFAATAN TEKNOLOGI INORMASI

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INORMASI

Muhamad Ridwan Sutisna

Kata teknologi menjadi sangat familiar bagi masyarakat dunia. Perkembangan pesat di bidang ini selama abad ke 20 terutama dalam dua dekade terakhir menjadikan istilah ini menjadi “santapan” sehari-hari. Namun, tidak banyak yang memiliki persepsi bahwa teknologi selalu identik dengan alat terutama mesin dan alat-alat elektronik. Sebuah persepsi yang harus diluruskan.

KONSEP DASAR TEKNOLOGI INFORMASI

Teknologi atau dalam bahasa Inggris ditulis technology berasal dari kata technologia yang berarti systematic treatment atau perlakuan secara sistematis dan techne yang artinya keahlian, keterampilan dan ilmu. Dari situ bisa kita bisa membuat sebuah definisi sederhana dari teknologi yaitu segala upaya untuk memecahkan masalah-masalah manusia dengan cara mengatur orang, peristiwa-peristiwa, dan mesin dengan menggunakan pengetahuan, alat-alat, prosedur, dan teknik.

Secara sederhana menurut Darmawan (2007) teknologi informasi adalah ilmu yang diperlukan untuk mengolah informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. kajian dari ilmu tersebut mengenai prosedur, cara-cara dan teknik-teknik untuk menelusuri, menyimpan, dan mengolah informasi secara efisien dan efektif. Atau dengan kata lain,  teknologi informasi adalah serangkaian tahapan penanganan informasi yang meliputi penciptaan informasi, pemeliharaan saluran informasi, seleksi dan transmisi informasi, penerimaan informasi secara selektif, penyimpanan dan penelusuran informasi, dan penggunaan informasi.

Teknologi informasi juga merupakan sebuah sistem yang terdiri dari berbagai unsure yang membentuknya sehingga dapat bekerja. Terdapat tiga komponen utama yang membentuk teknologi informasi yaitu hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan brainware (Pengguna/user).

1. hardware (perangkat keras)

Perangkat keras bisa diartikan sebagai sesuatu yang bersifat fisik dari komponen teknologi informasi, secara sederhana dapat dimaknai sebagai alat teknologi informasi seperti televisi, komputer, dan telepon.

2. software (perangkat lunak)

perangkat lunak merupakan suatu sistem yang membuat sebuah alat menjadi bekerja atau berdaya guna. Seperti pada televisi, telepon atau komputer pasti memiliki suatu sistem atau program yang membuat alat-alat tersebut memiliki daya guna dalam hal teknologi informasi.

3. brainware (Pengguna/user)

sederhananya, brainware adalah pengguna alat teknologi informasi. Namun pada hakikatnya komponen brainware dari sebuah teknologi informasi adalah pengguna alat tersebut yang dapat memanfaatkan dua komponen lainnya sesuai dengan kegunaan dan fungsinya dalam bidang teknologi informasi. Richardus Eko Indrajit menambahkan bahwa telah terjadi evolusi yang secara signifikan telah menggeser paradigma keterlibatan manusia atau SDM dalam disiplin ilmu komputer. Jika di tahun-tahun awal pengembangan komputer, brainware hanya didefinisikan sebagai para user atau pengguna sistem komputer (hardware dan software), saat ini batasan brainware meluas kepada seluruh unsur manusia atau SDM yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan teknologi informasi. Oleh karenanya, Unsur manusia di sini lebih ditekankan pada kemampuan mereka mengimplementasikan atau mensupply jenis teknologi informasi sebagai jawaban atas demand akan sistem informasi di perusahaan atau organisasi lain.

Komponen-komponen tersebut mmembentuk sebuah kombinasi dari sistem teknologi informasi. Pada literatur lain dapat ditemukan berbagai komponen lain dari teknologi informasi seperti firmware (perangkat tegar) atau infoware (perangkat informasi).

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI

Penggunaan teknologi informasi pada dasarnya sudah ada bersamaan dengan adanya manusia itu sendiri. Menurut Santika (2003) perkembangan teknologi informasi  terbagi ke dalam tiga masa yaitu:

1. masa natural

Masa natural adalah masa dimana informasi masih ada dalam bentuk sangat sederhana. Selain penyampaian informasi secara verbal, pada zaman purba juga dilakukan melalui goresan dan gambar pada batu, gua. Penggunaan teknologi yang dianggap cukup mutakhir pada masa ini adalah sejak ditemukannya tulisan baku dan alat tulis dan berhitung seperti kertas dan abacus.

2. masa mekanis

Perubahan mulai banyak terasa pada masa mekanis, dimana perkembangan teknologi informasi sudaj mulai menemukan metode dan alat bantu yang lebih rumit. Masa ini ditandai dengan ditemukannya alat fotografi pertama yang dinamakan obscura dan alat bantu hitung yang dinamakan pascalline.

3. masa elektronis

Sejak ditemukannya listrik dan terjadinya revolusi industri, terjadi pula perubahan yang signifikan pada dunia teknologi informasi. Penemuan-penemuan penting pada masa ini seperti telepon, televisi, radio dan komputer membuat informasi menjadi begitu mudah didapat dan persebaran informasi menjadi sangat cepat. Hingga saat ini, kita masih hidup dalam masa elektronis teknologi informasi. Walaupun, tidak sedikit yang menganggap bahwa kita sudah menjejakkan kaki pada masa digital.

Perkembangan teknologi informasi akan terus tumbuh bersamaan dengan perkembangan kebutuhan hidup dan keperluan akan informasi yang juga berkembang. Oleh karena itu, selama manusia hidup dan berkembang, maka teknologi informasi akan ikut berkembang.

Saat ini, perkembangan teknologi cenderung mengarah pada optimalisasi internet. Seiring tumbuh pesatnya jejaring sosial dan media online dalam kehidupan manusia, maka semakin dominan peranan teknologi informasi saat ini dalam berbagai aspek kehidupan.

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BERBAGAI BIDANG

Sebagaimana telah disebutkan bahwa perkembangan teknologi informasi akan terus tumbuh bersamaan dengan perkembangan kebutuhan hidup dan keperluan akan informasi yang juga berkembang. Teknologi informasi juga telah diserap dan memiliki pengaruh yang luar biasa pada berbagai bidang kehidupan manusia. Beberapa bidang yang dianggap sudah sangat dipengaruhi adalah bidang industri, kesehatan, pendidikan dan militer.

Munculnya istilah ecommerce menjadi salah satu indikator dalam bidang industri dimana teknologi informasi telah begitu dalam terlibat. Bahkan teknologi informasi sendiri saat ini telah menjadi salah satu komoditi industri yang sudah sangat berkembang. Beberapa orang terkaya di dunia merupakan orang-orang yang berkecimpung dalam bidang teknologi informasi seperti Bill Gates (Microsoft), Steve Jobs (Apple) dan Mark Zuckerberg (Facebook).

Bidang kesehatan saat ini sudah sangat berkembang dengan adanya peran teknologi informasi. Proses diagnosa dan konsultasi sudah bisa dilakukan secara lintas benua melalui teleconference  dan internet. Penggunaan teknologi pencitraan tingkat lanjut (advanced imaging) seperti  augmented reality sudah banyak diaplikasikan pada bidang ini.

Perkembangn teknologi secara umum dapat mempengaruhi bidang pendidikan. terkhusus pada teknologi informasi, sejak masa elektronis perkembangan pendidikan selalu dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi. Terjadinya revolusi pendidikan menurut Eric Ashby (dalam Miarso, 2004), dapat dikatakan akibat dari berkembangnya teknologi informasi. Penggunaan siaran radio, televisi, komputer bahkan internet sudah sangat umum dalam dunia pendidikan.

Militer sebagai salah satu pihak yang berkontribusi besar terhadap perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu bidang yang terpengaruhi secara langsung oleh perkembangan teknologi informasi. Teknologi video, satelit dan internet sangat dioptimalkan pada bidang ini di Negara-negara maju.

Pada bidang lain, seperti bidang pemerintahan, olahraga dan hiburan tidak sedikit pula pengaruh teknologi informasi. Dampak dari adanya teknologi informasi saat ini sudaah sangat sulit untuk dihindari. Melimpahnya informasi dengan berbagai cara mengaksesnya (multiple-access) seharusnya menjadi rangsangan bagi kita untuk memanfaatkannya secara positif dan bijak, agar tercipta dunia teknologi informasi yang sehat.

#belajarmenulis.menulisapayangpengenditulis

#sangat.menerima.kritik.&.saran

DAFTAR PUSTAKA

Asra, Dkk (2007), Komputer dan Media Pembelajaran di SD. Jakartra: Direktorat Jendral Pendidikan.

Darmawan, Deni. (2007). Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Arum Mandiri Press.

Indrajit, Richardus Eko (1999) Karakteristik Sumber Daya Manusia di Bisnis Teknologi Informasi. Online [tersedia pada alamat situs http://kambing.ui.ac.id/onnopurbo/library/library-ref-ind/ref-ind-1/application/mis/karakteristik-sumber-daya-manusia-di-bisnis-teknologi-informasi-05-1999.rtf] diakses pada 9 mei 2012.

Miarso, Yusufhadi.(2004). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, Jakarta: Kencana.

Santika, W.P (2003) Pengantar Teknologi Informasi. Online [Tersedia di http://kur2003.if.itb.ac.id/file/IntroTI-01.pdf] diakses pada tanggal 20 Januari 2012.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: