Home > Teknologi Pendidikan > IMPLEMENTASI TEKNOLOGI KINERJA DALAM ORGANISASI (part 2)

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI KINERJA DALAM ORGANISASI (part 2)

MUHAMAD RIDWAN SUTISNA, DKK

BERHADAPAN DENGAN KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Burkman (1987) menyimpulkan bahwa tidak cukup dengan adanya inovasi kinerja yang baik. Inovasi kinerja juga diterima oleh user sebagai sesuatu yang baik. Walaupun semua karakteristik inovasi sudah tersedia. User bisa jadi tidak melihatnya jika tidak dibantu. Secara umum kuncinya adalah menonjolkan sisi positif dari inovasi. Karena ketika nilai inovasi bersifat positif maka hasilpun akan maksimal. Ketika nilai bersifat negative maka hasilnya pun akan minimum.

KELEMAHAN

TAKTIK

Lack Of Relative Advantages Ketahui titik lemah dan kekuatannya. Kemudian hadapi kelemahannya. Jika terlalu mahal, perhitungkan biaya secara efektif. Cari aspek-aspek yang menghabiskan biaya tinggi, ukur kelayakannya. Bersiaplah untuk penurunan biaya.
Lack Ease Of Understanding Pastikan bahwa anda mengerti faktor faktor terkait, termasuk keuntungan dan kerugiannya. Berikan contoh-contoh sederhana melalui cerita sukses, mengunjungi tempat-tempat yang terkait dan lain sebagainya.
Lack Ease Of Learning Ketahui aspek-aspek yang sulit untuk dipelajari. Rancanglah suatu pelatihan atau bantuan kerja untuk mengurai kesulitan. Jika terjadi di bagian atau tingkatan yang berbeda, dapat dipertimbangkan pelatihan terpisah. Rancang perlakuan yang pantas kemudian uraikan kesulitannya dan beri penjelasan.
Lack Ease Of Use Ketahui aspek-aspek yang rumit untuk digunakan. Siapkan pelatihan atau bantuan kerja. Pertimbangkan dukungan dari system yang berlaku. Cari cara untuk pengaplikasiannya pada berbagai bagian dan tingkatan. Kemudian uraikan area-area yang berpotensi menimbulkan masalah.
Lack Of Compatibility Carilah aspek-aspek inovasi (seperti prosedur atau output) yang memiliki potensi kesamaan dengan aspek-aspek yang pernah terjadi sebelumnya. Carilah kesamaannya. Lakukan perbandingan terhadap hal-hal yang baru dengan yang pernah ada sebelumnya, kemudian bandingkan.
Lack Of Modifiability Ketahuilah aspek-aspek yang sangat ingin dimodifikasi oleh para user, identifikasi aspek-aspek yang bisa dan tidak bisa dimodifikasi. Cari aspek-aspek yang dapat dimodifikasi tanpa merubah esensi fungsinya.
Lack Of Sizable Social Impact Ketahui pola hubungan yang ada diantara orang-orang penting, anar kelompok dan antar anggota kelompok.gambarkan bagaimana inovasi dapat merubah pola hubungan tersebut. Cari alternative yang dapat mengatasinya.

 

KESIAPAN ORGANISASI

Sebuah inovasi tertentu akan lebih bernilai tinggi pada suatu waktu dibandingkan waktu lain, bagi suatu organisasi dibandingkan dengan organisasi yang lain. Sebagian alasannya ada pada organisasi itu sendiri. Beberapa factor organisasi yang dapat mempengaruhi implementasi inovasi adalah Life Cycle, Strategic Plan, Culture, External Conditions.

Life Cycle

Seperti halnya manusia, suatu organisasi juga mengalami siklus hidup dengan berbagai tingkatan dan perkembangan (Sperry, Mickelson, dan Hunsaker, 1977). Tingkat perkembangan organisasi pada saat inovasi diajukan akan mempengaruhi nilai perubahan organisasi.

Culture

Semua organisasi memiliki budaya masing-masing. Kebudayaan yang ada akan mempengaruhi bagaimana penerimaan terhadap inovasi. Walaupun terkadang tidak selalu inovasi dan kebudayaan yang ada pada organisasi cocok.

Strategic Plan

Salah satu aspek yang mendukung implementasi inovasi adalah adanya rencana strategis organisasi. Ketika inovasi selaras dengan rencana strategi organisasi, maka pelaksana inovasi mempunyai tambahan argument kuat untuk mendapatka dukungan manajemen dan meyakinkan kelompok user.

External Conditions

Akan selalu ada kondisi eksternal yang mempengaruhi organisasi. Hal –hal semacam ini harus juga dipertimbangkan ketika mengaplikasikan sebuah inovasi. Karena hal tersebut akan memberikan pengaruh yang signifikan secara tidak langsung terhadap jalannya inovasi dan organisasi.

DUKUNGAN PEMIMPIN

Pemimpin organisasi dapat saja menghentikan proses implementasi dan inovasi-inovasi didalamnya. Oleh karenanya, dukungan dari jajaran pemimpin organisasi sangat dibutuhkan untuk mendukung terjadinya perubahan.

Sponsors

Mungkin pihak yang paling berpengaruh dalam perubahan adalah para sponsor. Karena mereka adalah orang-orang yang memiliki inisiatif untuk adanya perubahan. Secara umum semakin tinggi posisi sponsor dalam suatu organisasi, maka akan semakin baik.

Managers

Jika sebuah perubahan hanya memfokuskan pada sponsor dan user, maka akan ada gap yang timbul diantara keduanya. Oleh karenanya, pihak-pihak yang berada diantara sponsor dan user memiliki potensi untuk memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan yang diinginkan.

Gatekeepers

Ada beberapa jenis posisi dalam suatu organisasi yang memiliki sedikit kekuasaan formal dan kepentingan dalam sebuah inovasi. Biasanya posisi ini bukanlah para pemimpin, namun memiliki kunci akses terhadap para pemimpin, informasi dan lain sebagainya. Implementasi yang sukses memerlukan identifikasi terhadap posisi-posisi tersebut dan menjalin hubungan yang baik.

PENERIMAAN USER

Untuk meningkatkan penerimaan user terhadap inovasi dan tingkat kesuksesan implementasi, user sebaiknya dilibatkan sejak awal jika memungkinkan. Pelibatan dari awal juga termasuk memberikan waktu bagi setiap orang untuk melakukan penyesuaian. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan seseorang adalah  User’s concern, stages of adoption, resitance, style, change load, dan influence of other.

User’s concern

Fokus perhatian user terhadap perubahan akan mempengaruhi penerimaan user terhadap perubahan. Setiap user mempertimbangkan apa efek dari perubahan terhadap dirinya, bagaimana manfaat perubahan tersebut, bagaimana efeknya tehadap jalannya organisasi, dan lain sebagainya.

stages of adoption

Adopsi adalah suatu proses, bukan suatu kejadian. Oleh karenanya adopsi ini bisa terjadi dalam beberapa tingkatan. Berikut ini 5 tingkatan adopsi dan beberapa strategi agen perubahan.

STAGE

STRATEGY

Awareness – waspada Intoduce – mengenalkan
Curiousity – penasaran Inform – menjelaskan
Visualization – visualisasi Show – memperlihatkan
Learning – mempelajari Train – melatih
Use – menggunakan Support – membantu

Resistance

Perlawanan akan selalu berpotensi untuk muncul walaupun penerimaan user positif. Adanya perlawanan tergantung pada bagaimana pemikiran dan perasaan mereka terhadap apa yang telah ditinggalkan dan apa yang akan datang.

Individual Style

Setiap individu pasti berbeda, memiliki berbagai karakteristik masing-masing. Gaya dan karakteristik tersebut ikut berperan besar mempengaruhi bagaimana penerimaan seseorang terhadap perubahan.

Change load

Beban perubahan juga mempengaruhi penerimaan terhadap inovasi. Apapun gayanya, juga persepsinya terhadap perubahan, jika terlalu banyak atau terlalu berat perubahan tersebut dapat membuat user sakit dan terbebani.

Influence of Others

Pengaruh orang lain akan signifikan dapat terjadi bagaimanapun seseorang dapat berubah.

KELOMPOK USER YANG BERBEDA

Dalam inovasi-inovasi yang kompleks, seringkali terdapat lebih dari satu kelompok yang membutuhkan adaptasi terhadap perubahan. Dikarenakan adanya berbagai kelompok user maka tidak hanya perlu diidentifikasi tapi juga perlu untuk dicari kelompok prioritasnya berdasarkan biaya dan impact yang akan diperoleh.

#belajarmenulis.menulisapayangpengenditulis

#sangat.menerima.kritik.&.saran


  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: